Macam-Macam Alat Ukur Dalam Dunia Otomotif
![]() |
Macam-Macam Alat Ukur Dalam Dunia Otomotif. |
Saat perbaikan kendaraan/otomotif, maka seorang teknisi membutuhkan alat-alat pengukuran yang tepat. Sehingga kendaraan pun sesuai standard dan mencegah terjadinya kesalahan dalam kendaraan tersebut. Karena bisa mengakibatkan hal-hal yang fatal.
Maka dari itu, setiap teknisi harus mengerti jenis-jenis alat pengukuran dan fungsinya masing-masing. Dalam dunia otomotif terdapat banyak alat pengukuran yang akan saya jelaskan sebagai berikut.
1. Vernier Caliper (Jangka Sorong).
![]() |
Gambar Vernier Caliper. |
Vernier Caliper merupakan alat pengukur yang sangat populer baik di dunia otomotif maupun lainnya. Alat yang biasa disebut jangka sorong ini terbukti keakuratannya dan lumayan mudah dalam proses pengukurannya.
Vernier Caliper memiliki 3 alat ukur sekaligus yaitu pengukur diameter dalam (biasa disebut tanduk), pengukur diameter luar (rahang), dan pengukur kedalaman (ekor).
Vernier Caliper juga memiliki 2 skala ukur yaitu skala utama dan skala vernier.
2. Micrometer.
![]() |
Gambar Micrometer. |
Micrometer adalah alat yang juga digunakan untuk mengukur diameter benda baik diameter dalam maupun luar. Sehingga Micrometer memiliki 2 jenis yaitu Outside Micrometer dan Inside Micrometer.
Micrometer juga merupakan alat ukur yang sangat akurat dengan tingkat ketelitian sampai 0,01 mm.
3. Dial Gauge.
Dial Gauge atau dial indicator merupakan alat yang digunakan untuk mengukur keolengan, kerataan, dan kesejajaran dari sebuah komponen.
Dial Gauge berbentuk seperti sebuah jam/stopwatch yang juga terdapat jarum yang menunjukkan hasil pengukuran.
Tingkat ketelitian Dial Gauge sangat baik yaitu mencapai 0,01 mm.
4. Caliper Gauge.
Alat yang satu ini memiliki bentuk yang hamoir sama dengan Dial Gauge namun memiliki fungsi yang berbeda. Jika Dial Gauge bergungsi untuk mengukur keolengan, kerataan dan kesejajaran, Caliper Gauge berfungsi untuk mengukur diameter sebuah benda. Baik diameter dalam maupun diameter luar juga.
5. Cylinder Gauge.
Cylinder Gauge atau juga biasa disebut Dial Bore Gauge. Alat ini juga mrnggunakan Dial Gauge pada ujungnya untuk menentukan hasil pengukuran.
Alat ini biasanya digunakan untuk mengukur diameter dalam silinder mesin. Baik diameter atas, tengah, maupun bawah.
Komponen-komponen dari Cylinder Gauge:
- Dial Gauge.
- Dial Gauge securing position.
- Grip.
- Replacement washer.
- Replacement rod.
- Measuring point.
6. Plastigage.
Alat ini mungkin jarang terdengar oleh orang-orang, namun fungsinya cukup bermanfaat. Alat ini memiliki fungsi yaitu untuk mengukur celah oli/pelumas pada cylinder head/kepala silinder. Yaitu di bagian antara journal poros engkol, pin, dan bantalan.
7. Kunci Momen.
Kunci momen adalah alat yang digunakan untuk mengencangkan baut/mur dengan kekuatan puntiran tertentu. Biasanya Kunci Momen dihmgunakan untuk mengencangkan baut pada mesin/baut silinder. Kunci Momen memiliki skala dengan jarum yang menunjukkan seberapa kencang baut terpasang. Sehingga pengencangan baut bisa sesuai dengan standard masing masing jenis kendaraan.
8. Thickness Gauge.
![]() |
Gambar Thickness Gauge. |
Alat yang satu ini digunakan untuk mengukur ketebalan celah antara dua bagian. Thickness Gauge biasanya digunakan untuk mengukur celah busi, celah platina, dll.
Thickness Gauge berbentuk seperti lembaran baja yang mana terdapat banyak lembar dengan ketebalan masing-masing berbeda.
9. Screw Pitch Gauge.
Screw Pitch Gauge atau pengukur jarak ulir juga digunakan untuk mengukur celah antara dua bagian. Namun celah yang dimaksud adalah jarak ulir pada sebuah mur/baut.
Sama seperti Thickness Gauge, Screw Pitch Gauge juga berbentuk lembaran baja yang ketebalannya berbeda tiap lembarannya. Dan memiliki nilai ketebalan setiap lembaran masing-masing.