Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis-Jenis Minyak yang digunakan pada Kendaraan


Sebelumnya kita telah membahas macam-macam pelumas pada artikel yang lalu. Kali ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis minyak pada kendaraan.

Perlu diingat bahwa pada kendaraan terdapat pelumas dan minyak. Keduanya memiiki perbedaan fungsi dan penggunaanya. Pelumas digunakan untuk melumasi komponen sedangkan minyak digunakan untuk mentransfer tenaga gerak.

Minyak pada kendaraan memiliki ciri khas nya masing-masing. Dan di bawah ini adalah jenis-jenis minyak pada kendaraan.

1. Minyak Rem.


Minyak rem adalah minyak yang digunakan pada sistem rem hidrolik. Minyak rem berfungsi untuk menghantarkan tenaga (tekanan) dari pedal rem menuju piston rem pada silinder roda.

Minyak rem tidak mengandung minyak bumi namun terbuat dari alkohol dan susunan bahan kimia lainnya.

Syarat minyak rem kualitas bagus:

  • Memiliki titik didih yang rendah karena pada saat kita mengerem maka terjadi gesekan yang mengakibatkan panas.
  • Memiliki kekentalan yang bagus sesuai dengan spesifikasi standar.
  • Memiliki sifat anti karat sehingga mencegah terjadinya karatan pada komponem yang terbuat dari logam.

Hal-hal yang harus dilakukan untul merawat minyak rem:

  • Jangan dicampur dengan air karena dapat memperburuk kualitas minyak rem.
  • Jangan mencampur minyak rem dengan minyak rem lainnya yang juga dapat merusak kualitas rem.
  • Selalu simpan minyak rem pada tempat yang sesuai.

2. Minyak Transmisi.


Minyak Transmisi atau yang disebut Amutomatic Transmission Fluid (ATF) adalah minyak yang berkualitas tinggi yang berfungsi untuk meneruskan putaran mesin dan momen ke Transmisi.

Di dalam transmisi, pergerakan minyak transmisi diatur oleh sebuah katup hidrolik dan juga dapat berfungsi untuk melumasi komponen-komponen transmisi.

Syarat minyak transmisi yang bagus:

  • Memiliki kekentalam yang sesuai standard dan tidak terpengaruh oleh adanya perbedaan temperatur.
  • Stabil ketika dalam kondisi panas dan yidak mudah menguap.
  • Tidak berbusa karena dapat mengurangi efektifitas penerusan putaran.
  • Berwarna kekuningan agar penggunamudah membedakan dengan minyak lainnya.

3. Minyak Power Steering.


Saat ini sudah banyak kendaraan yang menggunakan power steering. Apa itu power steering? Power steering adalah sistem pada kemudi kendaraan yang berfungsi untuk meringankan pengguna ketika memutar roda kemudi (steering wheel).

Power steering menggunakan minyak sebagai perantara untuk menekan atau menggerakkan steering linkage dengan mudah.

Syarat kualitas minyak power steering yang bagus kurang lebih sama dengan minyak rem.